Bawean, Pulau Putri yang Cantik dengan Berbagai Wisata Menakjubkan

827 views
0

WartaWisata.ID Bawean merupakan pulau cantik yang terletak di Laut Jawa, sekitar 120 kilometer sebelah utara Gresik. Secara administratif, pulau ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Gresik Bawean Island merupakan pusat dari wisata Bawean. Pulau ini juga dijuluki sebagai pulau Putri karena penduduk laki-laki dari Bawean menjadi perantau. Hal ini menyebabkan sebagian besar penduduk Bawean adalah perempuan.

Dalam legenda pulau putri, pulau bawean tempat berlabuhnya keluarga dari kerajaan Campa yang akan menuju pulau Jawa, mereka berlabuh dikarenakan Putri raja tersebut sakit, dan konon meninggal di bawean, untuk menhormati sang putri pulau tersebut dinamakan pulau putri. Sampai sekarang ini makamnya masih ada tepatnya berada di desa Kumalasa yang dikenal sebagai makam jujuk Campa.

Kata Bawean berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti ada sinar matahari. Menurut legenda, sekitar tahun 1350, sekelompok pelaut dari Kerajaan Majapahit terjebak badai di Laut Jawa dan akhirnya terdampar di Pulau Bawean pada saat matahari terbit. Dalam kitab Negarakertagama menyebutkan bahwa pulau ini bernama Buwun sedangkan dalam catatan Serat Praniti Wakya Jangka Jaya Baya penduduk Bawean bermula pada tahun 8 Saka di mana sebelumnya pulau ini tidak berpenghuni, Pemerintah Koloni Belanda dan Eropa pada abad 18 menamakan pulau ini dengan sebutan Lubeck,Baviaan,Bovian,Lobok.

Awal abad ke-16 tepatnya pada tahun 1501 agama Islam masuk ke Bawean yang dibawa oleh Sayyid Maulana Ahmad Sidik atau yang dikenal dengan nama Maulana Umar Mas’ud atau Pangeran Perigi sekaligus menjalankan tata pemerintahan di Pulau Bawean selanjutnya Pulau Bawean di pimpin oleh keturunan Umar Masud seperti Purbonegoro, Cokrokusumo dan seterusnya hingga yang terakhir Raden Ahmad Pashai. Pada tahun 1870-1879 Pulau Bawean menjadi Asistent Resident Afdeeling dibawah Resident Soerabaya pada masa inilah Pulau Bawean di bagi menjadi dua kecamatan yaitu kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak yang di pimpin oleh seorang Wedana dengan Wedana terakhir bernama Mas Adi Koesoema

Pulau ini memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Panorama bawah lautnya jangan ditanya, sungguh menakjubkan. Hamparan pulau dengan pasir putih lembutnya mampu memanjakan liburanmu. Ada Pulau Gosong yang sungguh cantik menghamparkan pasir putih dan dikelilingi lautan jernih. Selain wisata pantai, tempat ini memiliki wisata air terjun dan juga danau air tawar yang sungguh memukau, sebab air danau bisa berubah sesuai musim.

Dalam pulau ini, pengunjung dapat melihat Rusa Bawean yang langka. Tersedia lahan empat hectare untuk melindungi binatang langka ini dari kepunahan, dibuatlah penangkaran Rusa Bawean di pulau ini, Rusa tersebut merupakan rusa liar, maka dari itu pengunjung dilarang untuk memberikan makanan tanpa seizin petugas.

Menakjubkan Bukan?

Komentar kamu?