Air Terjun Kedung Maor, Yang butuh Perhatian

340 views
0

WartaWisata.ID Air Terjun Kedung Maor merupakan air terjun yang berasal dari aliran Kali Soko dan air limpahan dari Waduk Pacal. Di musim penghujan, suara gemuruh dari air terjun bisa terdengar sampai pemukiman di sekitar. Namun di musim kemarau suara gemuruh tersebut tidak terdengar lagi, karena aliran air dari Kali Soko maupun dari Waduk Pacal tidak ada.

Lokasi Air Terjun Kedung Maor berada di pertengahan hutan Atau lebih tepatnya di kawasan hutan RPH (Resort Pemangkuaan Hutan) Tretes, KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Bojonegoro. Air terjun tersebut bisa ditempuh satu jam setengan (40 KM) dari Kota Bojonegoro ke arah selatan (Arah Nganjuk).

Sejarah dari Kedungmaor sendiri kata penduduk setempat dari dua kata Kedung dan maor, Kedung sendiri memiliki arti sebuah kubangan air yang besar tapi prosesnya secara alami, mksudnya alami ini adalah aliran air yang mangalir dari hulu ke hilir akan tetapi terbendung di kubangan besar dan melewati itu kedung secara sementara. Sedangkan untuk Maornya, kata sesepuh yang dekat lokasi itu di namakan kedung maor karena Maor sendiri pada jaman nenek moyang kita menamakan (Kedung Maor) adalah di beri nama sesuai bunyi suatu binatang yaitu macan / harimau yang lagi mengeluarkan suara ngereng mirip kucing lagi berkelahi dan itu secara berulang – ulang akan tetapi singa/macan itu tidak ada tampak binatangnya.

Sayang wisata ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Bojonegoro sehingga pengelolaan kurang maksimal.

Komentar kamu?