Mesjid Agung Banten, Bukti Sejarah Kejayaan Kesultanan Banten

498 views
0

WartaWisata.ID – Masjid Agung Banten adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar.

Masjid ini didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Yusuf. Seperti juga masjid-masjid lainnya, bangunan masjid ini berdenah segi empat, atapnya merupakan atap bersusun lima. Di kiri dan kanan bangunan ini terdapat masing-masing serambi, namun serambi ini dibangun kemudian.

Di depan masjid terdapat menara yang cukup tinggi. Menurut sumber yang ada, menara ini dibangun oleh seorang arsitek Belanda, Hendrik Lucaszoon Cardael. Pada waktu itu, Cardeal memang membelot ke pihak Banten, dan kemudian dianugerahi gelar Pangeran Wiraguna. Kapan bangunan ini didirikan tidak diketahui dengan pasti. Di dalam “Journal van de Reyse” (De Earste Schipvaart de Nederlanders naar Oost Indie Onder Cornelis de Houtman (1595-1597)), terdapat sebuah peta Banten yang memperlihatkan adanya menara tersebut, sedangkan di dalam sejarah Banten antara lain disebutkan bahwa “Kanjeng Maulana Hasanuddin adarbe putra satunggal lanang jeneng putra mangke nuli den wastane Maulana Yusuf ingkang punika jeneng Yusuf sampunggung ikeng putra pan sampan adarbe rayi naliki iku waktu ning wangun munare”.

Berdasarkan atas pemberian tersebut, C. Crucq berpendapat bahwa Menara Masjid Agung Banten sudah ada sebelum tahun 1569/1570. Berdasarkan tinjauan seni bangunan dan hiasannya, ia berkesimpulan bahwa menara tersebut pada pertengahan kedua abad ke-16, yaitu antara tahun 1560-1570.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Banten juga menjadi destinasi wisata religi dan histori bagi umat Islam yang datang bukan hanya dari Banten, tetapi juga dari provinsi lainnya. Di Masjid Agung Banten, pengunjung bisa melakukan berbagai macam kegiatan seperti berziarah, menikmati arsitektur kuno dan unik masjid, serta melihat bukti-bukti bersejarah Kesultanan Banten.

Komentar kamu?