Boven Digoel, Tempat Lahirnya Ide Cemerlang Bung Hatta

266 views
0

WartaWisata.ID – Boven Digoel merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang memiliki potensi wisata unik dan istimewa. Boven Digoel merupakan satu-satunya daerah bersejarah di Papua. Selain penjara di Tanah Merah, juga ada situs Maryam atau penjara bebas di Tanah Tinggi. Burung Cenderawasih 12 Antena merupakan salah satu burung langka yang dapat ditemui di tempat ini.

Boven Digoel dalam bahasa Belanda artinya Digul Atas. Dulu adalah tempat yang sangat terasing yang hanya dapat ditempuh melalui pelayaran kapal di Sungai Digoel.

Pemerintah Daerah berencana pengembangan wisata sejarah akan dilakukan dengan membenahi penjara agar lebih menarik untuk dikunjungi. Siap dibangun juga perpustakaan Bung Hatta di sekitar Penjara Digoel dan dijadikan pusat kajian Bung Hatta, Penjara bernilai sejarah, yang kemudian dikenal dengan sebutan Penjara Bung Hatta, ini dibangun pemerintah Belanda pada 1927. Hatta sendiri semasa muda dikenal sebagai cendekiawan dan aktivis pergerakan nasional.

Bung Hatta dibuang oleh pemerintah kolonial bersama 1.300 tahanan lain ke Penjara Boven Digoel karena dianggap berbahaya dalam pergerakan. Saat dibuang, Bung Hatta meminta izin untuk membawa delapan peti buku.

Bagi dunia internasional, nama Boven Digoel dipastikan sudah sangat dikenal. Daerah yang menjadi tempat pembuangan tokoh-tokoh perintis kemerdekaan Republik Indonesia, seperti Bung Hatta, yang menjadi wakil presiden pertama RI dan Sayuti Melik, yang mengetik Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI, sudah dikenal.

Tercatat juga nama-mana seperti Muchtar Lutffi, Ilyas Yacup, Sutan Syahrir, dan Mas Marco Kartodikromo, sebagai tohoh yang pernah mendekam di Penjara Lama Boven Digoel. di Penjara inilah menjadi ‘dapur’ yang menggodok pemikiran Bung Hatta sebagaimana tertuang dalam sejumlah karya tulisnya. Pemikiran yang kelak menjadi cikal bakal kemerdekaan Indonesia.

Komentar kamu?