Gamelan Bali, Kekayaan Nusantara

1,093 views
0

WartaWisata.ID – Sebagaimana halnya masyarakat Bali pada umumnya, seni musik merupakan bagian integral dari kehidupan warga Kota Denpasar terutama warga Hindu Bali. Musik dianggap sebagai tradisi selain karena diwariskan dari generasi, juga karena sifatnya fungsional dan berkaitan dengan falsafah dan pandangan hidup. Hal ini menyebabkan kahidupan musik tradisional sangat subur dan terus berkembang mengkuti dinamika zaman. Pada umumnyamusi-musik tradisional tersebut dipelihara oleh masyarakat melalui berbagai bentuk organisasi yang diayomi oleh banjar, desa adat, dan lembaga-lembaga formal pemerintah.

Kekayaan budaya Nusantara, menjadi bagian warisan bangsa yang patut dijaga kelesatraianya, salah satu ragam budaya yang bisa kita nikmati sampai saat ini adalah seni musik tradisional, masing-masing daerah atau propinsi di bumi Nusantara ini memiliki seni musik tradisional sendiri, seperti halnya propinsi Bali, memiliki musik tradisional yang keberadaannya masih terjaga baik sampai sekarang.

Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat musik tabuh lainnya, Meskipun demikian, terdapat kekhasan dalam teknik memainkan dan gubahannya, misalnya dalam bentuk kecak, yaitu sebentuk nyanyian yang konon menirukan suara kera. Demikian pula beragam gamelan yang dimainkan pun memiliki keunikan, misalnya gamelan jegog, gamelan gong gede, gamelan gambang, gamelan selunding dan gamelan Semar Pegulingan.

Perbedaan Gamelan Bali adalah ukurannya lebih kecil, suaranya lebih nyaring dan alat pukulnya ringan sehingga memungkinkan memainkan secara cepat. Foto via : 1001indonesia.net

Ada pula musik Angklung dimainkan untuk upacara ngaben serta musik Bebonangan dimainkan dalam berbagai upacara lainnya. Terdapat bentuk modern dari musik tradisional Bali, misalnya Gamelan Gong Kebyar yang merupakan musik tarian yang dikembangkan pada masa penjajahan Belanda serta Joged Bumbung yang mulai populer di Bali sejak era tahun 1950-an.

Umumnya musik Bali merupakan kombinasi dari berbagai alat musik perkusi metal (metalofon), gong dan perkusi kayu (xilofon). Karena hubungan sosial, politik dan budaya, musik tradisional Bali atau permainan gamelan gaya Bali memberikan pengaruh atau saling memengaruhi daerah budaya di sekitarnya, misalnya pada musik tradisional masyarakat Banyuwangi serta musik tradisional masyarakat Lombok.

Foto Unggulan via : metrobali.com

Komentar kamu?