Sumatera Selatan, Dulu Kerajaan Maritim Terkuat Di Nusantara

1,631 views
0

WartaWisata.ID – Provinsi Sumatera Selatan sejak berabad yang lalu dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya; pada abad ke-7 hingga abad ke-12 Masehi wilayah ini merupakan pusat kerajaan Sriwijaya yang juga terkenal dengan kerajaan maritim terbesar dan terkuat dan memiliki pengaruh bagi yang sangat besar bagi daerah di sekelilingnya, Bahkan Kerajaan ini memiliki daerah kekuasaan yang sangat luas sekali hingga mencakup negara thailand bagian selatan, kamboja, sumatera, semenanjung malaya, pesisir pulau kalimantan dan juga pulau jawa Bahkan Gaung dan pengaruhnya sampai ke Madagaskar di Benua Afrika.

Kerajaan Sriwijaya adalah merupakan kerajaan maritim terbesar yang pernah ada di Indonesia. Sebagain besar Penduduk Sriwijaya menganut agama Budha. Letaknya yang sangat strategis dan memiliki angkatan laut yang kuat membuat bendar-bandar Sriwijaya banyak sekali disinggahi oleh para pedagang.

Kerajaan Sriwijaya menguasai wilayah bagian Selat Sunda, Selat Malaka, Semenanjung Malaya, dan Tanah Genting yang merupakan wilayah pusat perdagangan kerajaan tersebut. Faktor lainnya yang membuat kerajaan Sriwijaya ini tumbuh menjadi kerajaan besar adalah karena sangat berlimpahnya hasil bumi Sriwijaya antara lain rempah-rempah dan emas.

Sejak abad ke-13 sampai abad ke-14, wilayah ini berada di bawah kekuasaan Majapahit. Selanjutnya wilayah ini pernah menjadi daerah tak bertuan dan bersarangnya bajak laut dari Mancanegara terutama dari negeri China.

Pada awal abad ke-15 berdirilah Kesultanan Palembang yang berkuasa sampai datangnya Kolonialisme Barat, lalu disusul oleh Jepang. Ketika masih berjaya, kerajaan Sriwijaya juga menjadikan Palembang sebagai Kota Kerajaan.

Menurut Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan pada 1926 menyebutkan, pemukiman yang bernama Sriwijaya itu didirikan pada tanggal 17 Juni 683 Masehi. Tanggal tersebut kemudian menjadi hari jadi Kota Palembang yang diperingati setiap tahunnya.

Foto via : guekasihinfo.blogspot.com

Komentar kamu?