Peuyeum Legit dari Bandung

261 views
0

WartaWisata.ID – Kata “peuyeum” berasal dari bahasa Sunda. Mereka sering menyebut peuyeum dengan sebutan peuyeum sampeu atau tape singkong. yang dibuat dari singkong yang difermentasi, Berdasarkan sejarahnya, orang-orang Bandung jaman dulu memanfaatkan tanaman singkong yang banyak tumbuh di daerah Bandung untuk diolah menjadi peuyeum. Mereka yakin bahwa peuyeum berkhasiat menghangatkan tubuh. Khasiat peuyeum tersebut didapatkan dari hasil fermentasi.

Umumnya orang melihat tape singkong dan peuyeum tidak ada bedanya. Padahal, sesungguhnya ada sedikit perbedaan antara keduanya, tape singkong dari Jawa Tengah biasanya berstektur basah dan lunak serta tidak tahan lama karena cepat sekali berair. Sedangkan Peuyeum tapai kering dan agak keras lebih tahan lama karena kurang berair. Ditinjau dari segi rasa manis, tentu saja tape lebih manis dibandingkan peuyeum, tapi Peuyeum lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan.

Pembuatan Peuyeum sangatlah mudah yaitu Singkong yang sudah dibersihkan dikukus sampai matang, kemudian ketika sudah dingin cukup ditaburi dengan ragi dan disimpan di wadah yang tertutup. Waktu fermentasinya sekitar 2 sampai 3 hari.


Foto via : ensiklopediaindonesia.com

Peuyeum atau Tapai kering dikenal juga sebagai peuyeum gantung, karena diperdagangkan dengan digantung, Peuyeum memang selalu identik dengan kota Bandung. Jadi tidak heran apabila para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri, di saat musim liburan mereka selalu membeli kudapan khas Bandung ini sebagai oleh-oleh. Bukan hanya wisatawan saja yang menyukai peuyeum ini, orang Bandung sendiri menjadikan peuyeum sebagai makanan ringan di saat sedang santai atau sekedar dijadikan buah tangan ketika sedang mengunjungi kerabat di luar kota Bandung.

Peuyeum sendiri tidak hanya berasal dari daerah Bandung saja, di daerah-daerah sekitar Jawa Barat lainnya yaitu di daerah Priangan utara (Purwakarta dan Subang) banyak yang membuat dan menjadikan peuyeum sebagai makanan khas mereka. Namun, tentu saja banyak orang atau wisatawan lebih mengenal peuyeum dengan sebutan Peuyeum Bandung.

Peuyeum ini pada dasarnya dapat diolah dan disajikan dengan berbagai pilihan diantaranya yaitu peuyeum bol (peuyeumnya kecil tapi gemuk. Sunda: bol berarti gemuk). Adapun Cara pembuatannya dengan menggoreng peuyeum yang sudah dicampur tepung terigu, kemudian setelah matang ditiriskan. Lalu disajikan dengan ditaburi gula halus.

Selain itu juga pilihan yang lain dapat diolah juga menjadi colenak. Olahan yang dimaksud yaitu peuyeum mentah pilihan ini dibakar di atas panggangan arang. Setelah matang kemudian disajikan bersama bumbu khas yang selalu menyertainya, yaitu kinca; yang berupa adonan gula merah yang telah dicampur dengan parutan kelapa dan ditambahkan aroma alami dari kadu (durian) atau nangka.

Di beberapa cafe kota bandung jenis makanan ini dimodfikasi dengan sedmikian rupa sehingga memperkaya khasanah kuliner kota Bandung dengan cara yang kreatif dilakukan oleh masing-masing kreator, seperti ada yang berkereasi dengan keju, dengan strawbery dan lainnya yang sesuai dengan selera sehingga menarik minat pembeli yang ada.

Komentar kamu?