“Kendari Werk” Yang Melegenda

264 views
0

WartaWisata.ID – Pusat Kerajinan Perak ini terletak di pusat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kerajinan perak yang oleh masyarakat dikenal dengan sebutan “Kendari Werk” yang berarti ”karya Kendari” ini berkembang semenjak zaman penjajahan Belanda.

Penggagas kerajinan ini adalah Jie A Woi yang terinspirasi oleh seekor laba-laba yang sedang membuat sarang. Hasil kerajinan perak terbaik yang perrnah dikerjakan oleh Pusat Kerajinan Perak Kendari ini adalah kereta kencana pesanan Ratu Inggris dan sebuah talam kue pesanan Ratu Belanda.

Pembuatan kerajinan perak ini tergolong unik dengan teknik filigree, metode yang jarang ditemui di sentra kerajinan perak lainnya di Tanah Air. Teknik tersebut merangkaikan benang perak halus ke dalam kerangka atau bingkai yang juga berbahan perak. Benang dibentuk sesuai motif yang diinginkan sehingga menghasilkan kerawang yang halus, detail, dan rumit. Pembuatan yang rumit sebanding dengan hasil yang sangat indah.

Salah satu keistimewaan Kendari Werk adalah dibuat dengan komposisi perak yang tinggi, minimal 97 persen. Sisanya adalah bahan lain seperti kuningan atau tembaga yang digunakan hanya untuk mematri. Lahirlah produk aksesori berupa bros, cincin, kalung, gelang, anting, giwang, dan perhiasan lain untuk perempuan untuk mendatangi acara-acara adat.

Selain itu bisa pula berupa barang dekorasi, seperti miniatur perahu, rumah adat, hewan, dan barang fungsional seperti nampan kue. Proses pembuatan, mulai dari pengerjaan batangan perak hingga pemolesan akhir, pun masih murni mengandalkan keterampilan tangan perajin dengan hanya dibantu peralatan manual. Sama sekali tidak ada sentuhan mesin serba otomatis.


Foto via : www.indoindians.com

Tapi Ironisnya, selama puluhan tahun terakhir, kerajinan asli ibu kota Sultra itu justru lebih berkembang di luar daerah, terutama di Makassar, Sulawesi Selatan. Meskipun demikian, nama Kendari Werk yang telah kondang tetap disandang.

Foto Unggulan via : klasika.kompas.id

Komentar kamu?