Bandeng dibuat jadi Sate, Oleh-Oleh Khas Banten

312 views
0

WartaWisata.ID – Bila daerah lain punya sate daging kambing, sapi, atau ayamyang pada umumnya merupakan potongan daging kecil-kecil yang ditusukkan pada sebilah bambu lalu di bakar dengan bara dan dihidangkan setelah disiram bumbu sambal kacang atau kecap. Banten punya sate berbeda yang terbuat dari ikan.

Bagi yang pernah berkunjung di Banten, tentunya sudah tidak asing, karena dengan cita rasanya yang enak dan terbuat dari campuran rempah-rempah pilihan, membuat Sate Bandeng ini terkenal, Sate Bandeng merupakan kuliner tradisional sangat populer dan kerap dijadikan oleh-oleh para pelancong di provinsi di ujung barat Jawa ini.

Menurut cerita yang beredar, makanan khas banten yang satu ini di populerkan oleh juru masak kerajaan banten pada abad ke 16 untuk menjamu para tamu kerajaan, Karena ikan bandeng memiliki banyak duri sehingga akan menyulitkan saat dikonsumsi, si juru masak tersebut memutar otak agar bisa menyajikan ikan bandeng dengan cara yang berbeda dan dapat dikonsumsi tanpa harus kesulitan saat dikonsumsi karena durinya, sehingga ditemukanlah sate bandeng dan masih populer hingga sekarang.

Sate Bandeng Proses pembuatannya sangat unik, setelah dibersihkan sisiknya, ikan bandeng diremas atau dipukul-pukul (gepuk) agar dagingnya hancur dan terpisah dari kulit ikan bandeng yang tebal. Kemudian daging ikan bandeng yang sudah hancur tersebut dikeluarkan dari kulitnya dengan cara mencabut tulang dari bagian bawah kepala ikan untuk dibuang duri-duri halusnya dan dicampur dengan bumbu dan santan kental. Setelah itu daging yang telah bercampur bumbu tadi dimasukkan kembali kedalam kulit bandeng yang masih utuh sehingga berbentuk ikan seperti semula lalu ditusukkan pada bambu dan dibakar.


Foto via : dailynewsid.com

Setelah diolah menjadi sate bandeng, rasa asli ikan bandeng yang menurut kebanyakan orang bau lumpur menjadi hilang sama sekali dan tergantikan oleh gurihnya santan kental dan bumbu-bumbu lain seperti ketumbar. Tersedia pilihan rasa sate bandeng pedas dan biasa. Sate bandeng bisa disantap dengan nasi tanpa harus menambahkan bumbu sambal seperti sate lainnya, tetapi jika memang ingin menyantap dengan tambahan sambal, sambal kecap bisa menjadi pasangan yang cocok untuk sate bandeng.

Sesekali jika berwisata ke daerah Banten, jangan lupa untuk membeli sate bandeng sebagai oleh-oleh yang banyak dijual di tapal batas antara kota Serang dan Tangerang. Harga per tusuk sate bandeng sekitar Rp20.000,- sampai Rp25.000,-. Harga tersebut tidak akan terbilang mahal jika dibandingnkan dengan rumitnya pembuatan sate bandeng dengan cita rasa yang sangat gurih.

Foto via : http://www.benubuloe.com

Komentar kamu?