Pulau Yang Lebih Bernilai Dari Emas

73 views

WartaWisata.ID – Run atau Rhun adalah pulau yang memiliki panjang 3 kilometer dan lebarnya hanya 1 kilometer dengan penduduk sebesar 14 ribu jiwa dahulunya menyimpan banyak cerita. Letaknya pun lebih dekat dengan Darwin, Australia ketimbang ibukota negara, Jakarta. Pada masa – masa awal pendudukan kolinial di Indonesia, pulau di Kabupaten Maluku Tengah ini memiliki kepentingan ekonomi yang snagat besar, pulau ini sangat kaya akan rempah-rempah, termasuk pala. Hal inilah yang akhirnya menarik perhatian Belanda, Inggris, Spanyol, dan Portugis untuk singgah di pulau ini.

Run kala itu dianggap memiliki arti penting bagi perekonomian global karena memiliki rempah-rempah yang paling diincar dunia. Saat itu, pala memiliki harga yang sangat tinggi. Bahkan, 1 kg pala lebih mahal daripada 1 kg emas.

Menurut Perjanjian Westminster yang mengakhiri Perang Inggris-Belanda I pada 1652- 1654, Pulau Run harus dikembalikan ke Inggris. Namun, upaya tersebut gagal. Meskipun Pulau Run telah ‘dimiliki’ Inggris, tetapi Belanda tak menyerah. Mereka terus-menerus menyerang Inggris, hingga akhirnya terjadilah Perang Inggris-Belanda II pada 1665-1667.

Akhirnya pada 1667 dibuatlah perjanjian yang disebut Perjanjian Breda. Isi perjanjian itu menyebutkan bahwa Belanda mendapatkan Pulau Run.


Foto via jadiberita.com

Sementara itu, Inggris diberikan Niew Amsterdam, yang kini dikenal sebagai Manhattan. Saat itu, Niew Amsterdam merupakan sebuah pulau tak berpenghuni, membosankan, dan tak memiliki rempah-rempah. Kini, Manhattan menjadi kota bisnis yang disorot dunia.


Foto via nusantara.news

Sedangkan kehidupan di Pulau Run tak setenar dulu. Walau begitu, pulau ini memiliki kekayaan alam yang tak kalah indah.

Komentar kamu?