2018, Kemenpar Jual 18 Destinasi Unggulan

“Kami menyiapkan calender of event (CoE) Wonderful Indonesia dan paket tour VIWI 2018 yang ada di 18 destinasi unggulan yang paling siap dalam mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

447 views
0

WartaWisata.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama stakeholder terkait, akan mempromosikan dan menjual paket-paket wisata di 18 destinasi unggulan untuk mencapai target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun depan. Promosi dan pemasaran tersebut dikemas dalam paket tour Visit Indonesia Wonderful Indonesia (VIWI) 2018.

“Kami menyiapkan calender of event (CoE) Wonderful Indonesia dan paket tour VIWI 2018 yang ada di 18 destinasi unggulan yang paling siap dalam mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Selasa (12/12).

Menpar memaparkan, 18 destinasi itu tersebar di Sumatera (Medan/Danau Toba, Batam, Belitung, Padang, dan Pelembang); Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Borobudur/Yogyakarta,Solo, Subaya-Bromo-Tengger, dan Banyuwangi); Kalimantan (Balikpapan); Bali, Nusa Tenggara Barat (Lombok); Sulawesi (Makassar/Wakatobi dan Manado); dan Papua Barat (Raja Ampat).

Dia mengatakan, penyiapan pelaksanaan CoE WI dan paket tour VIWI 2018 melibatkan dukungan semua stakehoder pariwisata dalam semangat Indonesia Incorporated sebagai upaya memperkuat unsur 3 A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) khususnya untuk penjualan paket-paket wisata yang banyak melibat industri pariwisata maupun perusahaan airlines.

“Dengan semangat kebersamaan, kita akan wujudkan dalam program paket VIWI normal atau paket VIWI hot deal 2018,” kata dia.

Menpar mengungkapkan, program hot deal belum lama ini telah dilakukan oleh indutri pariwisata dan kapal ferry di Batam dan berhasil mendatang wisman cross border dari Singapura dan Malaysia. Dia memberi perbandingan (benchmarking) dengan sejumlah negara yang melakukan strategi penjualan (hard selling) dengan melakukan bundling, antara lain Vietnam yang sukses dalam melakukan selling sehingga pertumbuhan pariwisata negeri itu di atas kita.

“Pariwisata Indonesia pada posisi Januari-September 2017 berhasil mendatangkan 10,46 juta wisman atau tumbuh 25,05%, sehingga saya ketika itu optimistis target akhir tahun 15 juta wisman akan terlampaui. Namun dalam perjalanan, adanya erupsi Gunung Agung sehingga target ini sulit tercapai. Kemungkinan tercapai sekitar 14 juta atau kurang dari 15 juta wisman,” ungkap dia.

Komentar kamu?