Goa Gong Pacitan

442 views
0

GOA GONG PACITAN
Goa Gong Pacitan merupakan salah satu surga wisata Indonesia dimana goa ini menyandang gelar sebagai tempat wisata goa terindah se-Asia Tenggara. Pacitan sendiri memiliki sebutan sebagai kota 1001 goa karena kabupaten ini memiliki banyak goa. Letak keindahan panorama goa Gong Pacitan terletak pada stalaktit (mineral sekunder yang menggantung di langit goa) dan stalagmit (batuan kapur yang berbentuk meruncing dan terdapat di lantai goa) yang bisa anda temui jika anda menyusuri kedalaman goa tersebut.
Kabupaten Pacitan yang berada di barat daya Propinsi Jawa Timur memang dikenal memiliki pemandangan alam berupa pegunungan kapur yang kurang cocok untuk pertanian karena tanahnya yang tidak begitu subur. Goa Gong Pacitan berada di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, yang jaraknya sejauh 37 km dari pusat kota Pacitan.
Obyek Wisata Goa Gong Pacitan dikelilingi dengan pegunungan seperti gunung Manyar di sebelah utara, gunung Karang Pulut di sebelah selatan, Gunung Gede di sebelah timur dan gunung Grugah di sebelah barat dimana keempat gunung ini merupakan gunung yang bersifat non-aktif.

STALAKTIT DAN STALAGMIT GOA GONG DI PACITAN
Goa Gong Pacitan memiliki stalakmit dan stalaktit yang berusia ratusan tahun dan memiliki kedalaman goa sepanjang 256 meter. Goa Gong Pacitan muncul sebagai akibat dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun yang lalu.
Menurut kesaksian masyarakat setempat, asal nama dari goa Gong adalah karena masyarakat sering mendengar suara yang terdengar mirip gong (alat tabuh kesenian gamelan Jawa) yang sumber suaranya berasal dari dalam goa. Padahal suara yang terdengar mirip suara gong ini berasal dari pantulan tetesan air alam goa yang menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa. Suara yang dihasilkan terdengar indah dan harmonis, dan masih tetap terdengar meskipun anda berada di pintu masuk goa Gong.

WISATA GOA GONG PACITAN
Selama melakukan perjalanan menyusuri kedalaman Goa Gong Pacitan anda akan menikmati pemandangan stalaktit dan stalagmit. Stalaktit dan stalagmit di Goa Gong Pacitan ini akan mengalami pertumbuhan memanjang melalui proses alami akibat reaksi oksidasi atau reaksi kimia antara udara dengan air.
Rata-rata pertumbuhan panjang stalaktit dan stalagmit di goa ini berkisar antara 0.1 hingga 0.13 mm per tahun atau dibutuhkan waktu 10 tahun untuk setiap 1 cm pertambahan stalagtit maupun stalagmit. Saat mengunjungi Goa Gong Pacitan, Anda akan diajak menyusuri tangga dan menyaksikan berbagai pemandangan gong cave, shawl drappery (stalaktit yang meneteskan air), rekahan endapan kalsium, dan tetesan air di ujung-ujung goa yang membentuk laksana danau kecil.

Pilar-pilar stalagmit tumbuh menjulang tinggi dan terlihat saling bertumpuk satu sama lain, menyuguhkan panorama ukiran batuan yang hidup bersama dengan tetesan air yang tak pernah kering. Bagian dalam goa telah dilengkapi dengan lampu warna-warni sehingga anda tidak perlu merasa khawatir berada dalam ruang yang gelap.
Meski demikian anda harus tetap ekstra hati-hati jangan sampai tergelincir karena terkadang dari stalakmit ada air yang menetes yang membuat lantai menjadi licin. Pada bagian bawah goa gong anda akan menemukan sendang atau kolam yang sangat mengagumkan. Para pengunjung biasanya akan langsung merasakan kesegaran air yang berasal dari mata air dalam goa Gong ini. Di dalam goa Gong terdapat 5 sendang yang semuanya diyakini memiliki nilai magis yang bisa mengobati berbagai penyakit.
Sendang tersebut memiliki nama masing-masing yaitu Sendang Relung Jiwo, Sendang Jampi Rogo, Sendang Ralung Nisto, Sendang Kamulyan, dan Sendang Panguripan. Bila anda lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen di tempat wisata Goa Gong maka anda tidak perlu merasa khawatir karena di area tempat wisata ada jasa fotografer yang menyediakan jasa foto langsung jadi.

Komentar kamu?